Minggu, 21 Februari 2016

ATP 22 Feb 2016

Rabb Tidak Pernah Menyelisihi Janji-Nya Oleh : Khalisa Az Zahra Dan sungguh kemudahan itu sangat dekat setelah kesulitan berakhir. Ia akan hadir dalam kelapangan hati pemiliknya. Ketika sebuah keikhlasan tertancap dalam diri, kesulitan bukan sebuah penghalang untuknya terus berjuang. Ia bahkan bangga bila suatu rasa sempit hadir dalam hidupnya. Sejatinya setiap manusia merasakan kesulitan. Dimulai dari tingkat rendah hingga kesulitan tertingginya. Namun demikian, yang memiliki hati bersih lagi luas, bukanlah sebuah jembatan tak berpapan baginya. Ia bahkan bisa melewati jembatan itu hanya dengan satu tali saja. Betapa kuat orang yang mampu melewatinya. Mari jadikan kesulitan adalah cara diri untuk menangguhkan keyakinan. Hingga kelapangan betah di dalam hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar