Rabu, 30 November 2016

ATP 01 DESEMBER 2016

📚Renungan 1/3 Malam 📚

*ARTI KEKAYAAN*

🔘 HIDUP adalah WAKTU
yang dipinjamkan....

🔘 HARTA adalah ANUGERAH yang dipercayakan....

MAKA :

■ . BERSYUKUR atas Nafas yang masih Kita miliki....

■ . BERSYUKUR atas Tubuh yang masih Kita Miliki....

■ . BERSYUKUR atas Kesehatan yang masih Kita Miliki....

■ . BERSYUKUR atas Keluarga yang masih Kita Miliki....

■ . BERSYUKUR atas Teman & Sahabat yang masih Kita Miliki....

■ . BERSYUKUR atas Kegiatan yang masih Kita Miliki....

*Mari Kita sadari bahwa Kita selalu DIBERI YANG TERBAIK oleh Allah SWT...*

BERSYUKUR.... BERSYUKUR.... DAN BERSYUKURLAH...

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sophia /The Aminy"s

Oleh: dr.Sophia

ATM 30 NOVEMBER 2016

Qs al hijr ayat 36-38

(36). قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan".

(37). قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ
Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,

38). إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ
sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan"

Ketika Iblis mengetahui dirinya dilaknat hingga Hari Kiamat, ia meminta penangguhan kepada Allah agar tetap hidup sampai hari dimana umat manusia dibangkitkan. Karena sunnah Ilahi adalah memberi kesempatan dan waktu sesuai mashalat. Allah memberi waktu kepada Iblis, tetapi tidak sampai hari kiamat, melainkan hingga waktu yang telah ditentukan oleh Allah. Hal menarik, setan daripada harus meminta maaf dan bertaubat atas kesalahannya, ia meminta waktu kepada Allah dan seraya mengakui ketuhanan Allah, Iblis berkata, "Ya Allah berilah penangguhan kepadaku," tanpa menjelaskan alasan meminta penangguhan. Akhirnya, Allah juga mengabulkan permintaan Iblis dan memberi penangguhan kepadanya.

Dari ketiga ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:

1. Ketika Allah mengabulkan permintaan dan memberi penangguhan kepada setan yang tidak lain adalah musuh terbesar-Nya, maka kita sebagai manusia tidak seharusnya berputus asa dari rahmat Allah.

2. Tujuan setan adalah untuk menyesatkan umat manusia. Oleh sebab itu, kita harus bersikap hati-hati dan bekal takwa, menjaga diri kita dari godaan-godaan setan.

Oleh: Nurul F

ATP 30 NOVEMBER 2016

Qs al hijr ayat 36-38

(36). قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan".

(37). قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ
Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,

38). إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ
sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan"

Ketika Iblis mengetahui dirinya dilaknat hingga Hari Kiamat, ia meminta penangguhan kepada Allah agar tetap hidup sampai hari dimana umat manusia dibangkitkan. Karena sunnah Ilahi adalah memberi kesempatan dan waktu sesuai mashalat. Allah memberi waktu kepada Iblis, tetapi tidak sampai hari kiamat, melainkan hingga waktu yang telah ditentukan oleh Allah. Hal menarik, setan daripada harus meminta maaf dan bertaubat atas kesalahannya, ia meminta waktu kepada Allah dan seraya mengakui ketuhanan Allah, Iblis berkata, "Ya Allah berilah penangguhan kepadaku," tanpa menjelaskan alasan meminta penangguhan. Akhirnya, Allah juga mengabulkan permintaan Iblis dan memberi penangguhan kepadanya.

Dari ketiga ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:

1. Ketika Allah mengabulkan permintaan dan memberi penangguhan kepada setan yang tidak lain adalah musuh terbesar-Nya, maka kita sebagai manusia tidak seharusnya berputus asa dari rahmat Allah.

2. Tujuan setan adalah untuk menyesatkan umat manusia. Oleh sebab itu, kita harus bersikap hati-hati dan bekal takwa, menjaga diri kita dari godaan-godaan setan.

Oleh: Nurul F

Senin, 28 November 2016

ATP 29 NOVEMBER 2016

📚Renungan 1/3 Malam📚

*HANYA YANG BERAKAL BERUNTUNG*

»» Mari kita simak ayat - ayat Al Qur'an berikut ini :

(Al-'An`ām):125 -
Barangsiapa yang Allah Menghendaki akan Memberikan kepadanya Petunjuk, niscaya Dia Melapangkan Dadanya untuk (memeluk Agama) Islam.
Dan Barangsiapa yang Dikehendaki Allah Kesesatannya, niscaya Allah Menjadikan Dadanya Sesak lagi Sempit,
Seolah-olah ia sedang Mendaki Langit.
Begitulah Allah Menimpakan Siksa kepada Orang - Orang yang Tidak Beriman....

(Al-'An`ām):126 -
Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang Lurus. Sesungguhnya Kami telah Menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada Orang - Orang yang mengambil PELAJARAN ....

»»» Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNYA...

*�ULASAN :*

»»» Hanyalah Orang - Orang yang menggunakan AKAL (Ulil Abab) dan
KALBU (Ulil Absar) dalam Mencari Jalan yang Lurus dan Benar yang BERUNTUNG....

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sophia/The Aminy"s

Oleh: dr.Sophia

ATM 29 NOVEMBER 2016

Qs Al Hijr ayat 32-33

(32). قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?"

(33). قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ
Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk".

Sebelumnya, kita telah membahas kisah penciptaan Adam as dan perintah Allah kepada para malaikat untuk bersujud kepadanya. Namun Iblis yang juga mendapat perintah itu menolak bersujud. Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Allah menanyakan kepada Iblis tentang penyebab keengganannya bersujud kepada Adam. Dalam jawabannya, Iblis mengatakan dengan nada mencibir bahwa ia lebih mulia dari manusia yang diciptakan dari tanah dan lumpur. Ia berkata, "Tuhanku! Aku tidak sudi bersujud kepada makhluk yang Engkau ciptakan dari tanah yang hina."

Iblis lupa bahwa ia berhadapan dengan perintah dari Allah, bukan perintah dari Adam untuk bersujud kepadanya. Jika perintah itu datangnya dari Adam mungkin saja Iblis punya hak untuk mengelak dari perintah itu, atau mengatakan bahwa dia diciptakan lebih dahulu daripada Adam sehingga lebih keutamaan di atasnya. Tetapi ketika Allah yang memerintahkan, maka tak ada alasan baginya untuk melaksanakan perintah itu, meski perintah tersebut berkaitan dengan penciptaan sebuah batu yang tak bernyawa.

Dari dua ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:

1. Keangkuhan adalah sifat yang sangat berbahaya. Keangkuhan itulah yang dapat menjerumuskan siapapun juga bahkan mereka yang telah sampai ke derajat para malaikat sehingga ingkar dan menentang perintah Allah Swt.

2. Keutamaan yang diukur dari sisi penciptaan dan ras adalah pemikiran gaya Iblis. Semuanya di hadapan Allah sama kecuali mereka yang dianugerahi kemuliaan oleh Allah.

Oleh: Nurul F

Minggu, 27 November 2016

ATP 29 NOVEMBER 2016

📚 Renungan 1/3 Malam📚

*ORANG -ORANG BERIMAN YANG BERUNTUNG*

» Mari kita simak Ayat -Ayat  Al Qur'an berikut ini :

(Al-Mu'minūn):1

- Sesungguhnya Beruntunglah Orang - Orang yang Beriman....

(Al-Mu'minūn):2

- (yaitu) Orang - Orang yang Khusyu' dalam Sholatnya....

(Al-Mu'minūn):3

- dan Orang - Orang yang Menjauhkan Diri dari
( Perbuatan dan Perkataan ) yang tiada Berguna....

(Al-Mu'minūn):4

- dan Orang - Orang yang Menunaikan Zakat....

(Al-Mu'minūn):5

- dan Orang - Orang yang Menjaga Kemaluannya....

(Al-Mu'minūn):8

- dan Orang - Orang yang Memelihara Amanat -Amanat (yang Dipikulnya) dan Janjinya...

(Al-Mu'minūn):7

- Barangsiapa mMencari yang di Balik Itu maka Mereka itulah Orang - Orang yang Melampaui Batas....

»»» Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNYA...

*ULASAN :*

Orang - Orang yang Beruntung adalah :

1. Mendirikan SHOLAT secara ISTIQOMAH
( Konsisten ).

2. Mengeluarkan hak Orang Lain dari Hartanya yaitu ZAKAT.

3. Menjaga LISANnya atau Ucapannya dalam Membicarakan yang Tidak Bermanfaat.

4. Tidak Menghamburkan Nafsu Syahwatnya dengan berZINA.

5. Memegang Teguh dan Melaksanakan AMANAH yang Diberikan Kepadanya dan Selalu menepati JANJInya,
Dan tidak sebaliknya.

»»» Allah SWT , sangat Membenci Orang - Orang yang Melampaui BATAS....

wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sophia / The  Aminy"s

Oleh: dr.Sophia

KAJIAN REGULER KOMPASY IKHWAN "SABTU, 26 NOVEMBER 2016"

📚REKAPAN MATERI KAJIAN REGULER KOMPASY

Tema  : Kewajiban & Hak Suami Terhadap Istri
Muwajjih : ustadz Abu Hashif
Tempat : Reguler 1 Ikhwan Kompasy
Tanggal : Sabtu, 26 November 2016
Moderator : Akhi Agung
Notulen : Akhi Agung

MUQADIMAH
------------------------

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ 
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin

========================

Materi :

Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari _hafizhahullah_ berkata:

Wajib atas SUAMI untuk,

√ menafkahi istrinya,
√ ia tidak membebani perintah yang di luar kemampuan sang isteri,
√ memberi tempat tinggal yang layak bagi sang istri,
√ mengajari ilmu agama yang bisa menegakkan keislamannya,
√ cemburu terhadapnya dengan cemburu yang syar'i,
√ memberi penjagaan yang sempurna,
√ tidak mengkhianatinya,
√ berinteraksi dengan cara yang baik.

Allah Ta'ala berfirman:

(فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ ۗ َ)

_"Ditahan untuk diperistri dengan baik, atau dilepas (dicerai, pen) dengan cara yang baik pula"._ [Surat Al-Baqarah 229]

Rasulullah _shalallahu alaihi wa sallam_ bersabda:

اِسْتَوْصَوْا بِالنِسَاءِ خَيْرًا

_"Berwasiatlah kebaikan terhadap kaum wanita (para istri, pen)"._

Rasulullah _shalallahu alaihi wa sallam_ ditanya:

_"Apa hak istri salah seorang dari kami atas suaminya?"_

Beliau menjawab:

_"Suami memberinya makan ketika ia makan, memberi pakaian ketika ia mengenakan pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menjelekkannya, tidak pula memboikotnya kecuali di dalam rumah saja"._ (Hadits Shahih).

Di antara HAK SUAMI atas istrinya adalah

1. Isteri menaati suami dalam perkara yang ma'ruf,
2. Isteri selalu menemaninya di rumahnya,
3. tidak berpuasa sunnah kecuali dengan seizin sang suami,
4. tidak memasukkan seorangpun ke dalam rumah kecuali dengan seizinnya pula,
5. tidak keluar rumah kecuali atas izin suaminya,
6. mensyukuri nikmat yang diberikan suami kepadanya,
7. tidak mengkufuri nikmat tersebut,
8. mengatur rumah dan menyiapkannya untuk sang suami,
9. menyiapkan sarana-sarana ma'isyah (pekerjaan, pen) yang diridhai,
10. menjaga suami dalam agama, harta, dan kehormatannya.

Rasulullah _shalallahu alaihi wa sallam_ bersabda:

أَيُّمَا اِمْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتْ الجَنَّةَ

_"Wanita manapun yang meninggal dalam keadaan suaminya ridha kepadanya, maka ia akan masuk ke dalam Jannah"._ (Hadits Shahih).
....................................

Dikutip dari khutbah Jum'at asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari _hafizhahullah_ yang bertema "Husnu al-'Isyroh az-Zaujiyah"

Wallaahu A'lam
Wallaahu Waliyyut Taufiq

Semoga bermanfaat bagi Penulis dan bagi Para Pembaca Yang Budiman. Baarokallaahu Fiikum. Hadanallaahu Wa Iyyaakum Jamii'an. Yassarallaahu Lanal Khairo Haitsuma Kunna...

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA JAWAB
==================

1. akh juwandi

_Ust batasan seorang istri keluar rumah sampai di mn batasannya???_

Jawaban :

Wanita hanya boleh keluar rumah dg 3 laki2. 

Bersama ayahnya.  Bersama suaminya dan bersama orang yg mengantarkannya kekuburan bila dia meninggal.

Selebih tdk boleh tanpa se ijin suaminya kalo sdh bersuami.

Bila dia melanggar maka dia akan menyeret 3 orang laki2 yaitu ayahnya,  Suaminya dan saudara laki2 nya

_Penjelasan surat Al ahzab ayat 33 ust?_

Jawaban :

Baca kelanjutan ayatnya yaitu 34

_Jika istri memiliki beberapa larangan, apakah seorang suami juga memiliki beberapa larangan???_

Jawaban :

Tdk ada larangan. Kecuali larangan bermaksiat

_Apakah boleh istri berkarir???_
_(Suami istri sama-sama bekerja)_

_Gmn pandangan islam?_

Jawaban :

Yg wajib berkarir dan mencari nafkah hanya suami. 

Iatri hanya berkarir dlm rumah saja.
Adapun kalo yg sdh berkarir di kantor maka jaga batasan.  Jaga ikhtilat dan kholawat dg laki2 ajnabi.

2. Akh Dian Tri

_misal kalo ada seorang suami yg sedang berjihad di jalan ALLAH SWT dan menitip pesan kepada istrinya untuk tidak keluar rumah dan ada kejadian yg secara mendadak bapaknya meninggal dan apabila istri tersebut pulang kerumah bapaknya apakah itu Dosa????_

Jawaban :

Tdk mengapa bila ada mahrom yg menjemputnya.

lnjutan no . 2

_lha kan belum izin dgn suaminya???_

Jawaban :

Dalam hal ini atas 2 khilaf. 

Harus minta ijin kepada suami.
Kalo suami dalam keadaan jauh menuntut ilmu dan bisa komunikasi apalg dalam keadaan darurat maka istri di anjurkan telpon dulu suaminya.
Tp kalo tdk bisa maka tidak apa istri pergi ke kematian orang tuanya.  Asal ada mahromnya yg jemput

3. Akh A'an

_Setiap laki2 pasti menginginkan mendapatkan istri yg baik dan sholehah, begitupun dgn saya. Maka dari itu saya berusaha untuk membenahi diri menjadi lebih baik dalam kesendirian saya. Tapi kadang dalam hati saya ada rasa cemas dan takut  ustadz apakah saya bisa mendapatkan istri yg baik nantinya?_

_Yang saya mau tanyakan bagaimana agar hati bisa tenang dan ikhlas agar tidak timbul rasa takut ustadz dalam membenahi diri ??_
_Trimakasih_

Jawaban :

Sebagaimana hadits Rasulullah...  Bagi laki2 seperti ini di anjurkan utk berpuasa.  In Syaa' Allaah... Allah kasih wanita yg terbaik

4. Akh Aziz

_Klo mau nikah lagi apa boleh?_

Jawaban :

Boleh

_Harus cari sendiri apa dicariin???_

Jawaban :

Boleh cari sendiri dan tambah bagus sekali di cariin

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Clossing Statement :

Nasehat dari ust. Abu Hashif: _Jangan ada kata PUAS DAN CUKUP dlaam menuntut ilmu syar'i.  Karena kedua kata tsb menunjukkan bahwa kita sangat sombong akan ilmu._

_Belajar Agama harus diatas Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai manhaj para ulama salaf._

〰〰〰〰〰〰〰〰〰
PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do'a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis : 
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

® Komunitas Para Perindu Syurga

ATP 26 NOVEMBER 2016

📚 Renungan 1/3 Malam📚

*MAKNA BERKAH*

1. BERKAH adalah kata yang  diinginkan oleh hampir semua Hamba yang Beriman...,
karenanya Orang akan mendapat Limpahan Kebaikan dalam Hidup....

2. BERKAH Bukanlah cukup & mencukupi saja, tapi Berkah ialah  Bertambahnya Ketaatanmu kepada Allah SWT dengan segala Keadaan yang ada, baik Berlimpah atau Sebaliknya....

3. BERKAH itu : "albarokatu tuziidukum fi thoah" ~ Berkah menambah Taatmu kepada Allah SWT....

4. HIDUP yang Berkah bukan hanya Sehat, tapi kadang Sakit itu justru Berkah sebagaimana Nabi Ayyub عليه السلام, Sakitnya menambah Taatnya kepada Allah SWT...

5. UMUR yang Berkah itu tak selalu Panjang Umur, ada yg Umurnya Pendek tapi Dahsyat Taatnya layaknya Musab ibn Umair....

6. TANAH yg Berkah itu bukan karena Subur & Panoramanya Indah, karena Tanah yg Tandus seperti Makkah punya Keutamaan di hadapan Allah SWT tiada yg menandinginya....

7. MAKANAN Berkah itu bukan yg Komposisi Gizinya Lengkap, tapi makanan itu mampu Mendorong Pemakannya menjadi Lebih Taat kepada Allah SWT setelah Makan....

8. ILMU yang Berkah itu Bukan yg banyak
Riwayat & Catatannya...,
tapi yg Berkah ialah yg mampu Menjadikan Seorang meneteskan Keringat & Darahnya dalam Beramal & Berjuang untuk agama Allah SWT....

9. PENGHASILAN Berkah juga bukan Gaji yg Besar & Bertambah, tapi Sejauh mana ia bisa Menjadikan jalan Rizqi bagi yg Lainnya & Semakin Banyak Orang yg Terbantu dengan Penghasilan tersebut....

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Sophia/ The Aminy's

Oleh: dr.Sophia

ATM 25 NOVEMBER 2016

Qs Al Hijr ayat 30-31

(31). إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ أَنْ يَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu.

(32). قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?"

Allah memerintahkan para malaikat agar bersujud kepada Adam dan mereka pun mematuhinya. Karena pada prinsipnya, malaikat adalah akal murni dan pengingkaran tidak bermakna bagi mereka. Sebagaimana dijelaskan di ayat lainnya, dalam keadaaan apapun malaikat tidak pernah menentang perintah Allah. Namun iblis yang dikatakan al-Quran dari golongan jin menolak perintah Allah untuk sujud kepada Adam karena menganggap dirinya lebih baik. Padahal, seharusnya Iblis menjalankan perintah Allah bersujud kepada Adam, bukan membandingkan penciptaan dirinya dengan penciptaan Adam.   

Dari dua ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:

1. Orang yang enggan berada dalam barisan orang-orang yang menunaikan shalat dan sujud bersama mereka, memiliki karakter setan.

2. Seorang mukmin tidak mencari-cari alasan dan dalih ketika mendapat perintah ilahi, sehingga tidak membangkang jika tidak mengetahui alasan perintah itu. 

Oleh: Nurul F

ATP 25 NOVEMBER 2016

📚 Renungan 1/3 Malam📚

💝 *TUJUH ( 7 )   KEBAHAGIAAN*

1. *Qalbun Syakirun*

HATI yg selalu Bersyukur, artinya selalu Menerima Apa Adanya ( Qana'ah ), sehingga tdk ada Ambisi yg Berlebihan, tdk ada Stress, inilah Nikmat bagi Hati yg selalu Bersyukur....

2.  *Al-Azwajus Shalihah*

Pasangan Hidup yg SHOLEH /SHOLEHAH,
pasangan hidup yg sholeh/sholehah akan Menciptakan suasana Rumah & Keluarga yg Sakinah....

3. *Al-Auladul Abrar*

ANAK yg SHOLEH/SHOLEHAH,
Doa anak sholeh/sholehah kepada Org Tuanya dijamin dikabulkan ALLAH SWT, Berbahagialah Org Tua yg memiliki Anak sholeh/sholehah....

4. *Al-Baitus Sholihah*

Lingkungan yg Kondusif utk Iman kita,
Rasulullah Menganjurkan Kita utk selalu Bergaul dg Orang2x  Sholeh yg selalu Mengajak kpd Kebaikan dan Mengingatkan bila Kita Salah....

5. *Al-Maalul Halal*

HARTA yg HALAL,
Bukan Banyak Harta, tapi Harta yg Dimiliki,
Harta yg HALAL akan Menjauhlan Setan dari Hati. Hati menjadi Suci, Bersih dan Kokoh....
Sehingga Memberikan Ketenangan dlm Hidup....

6. *Tafaquh fid-dien*

Semangat utk Memahami Agama,
Dengan Belajar ILmu Agama, semakin Cinta kpd Agama, semakin Tinggi Cinta kpd Allah SWT & Rasulullah SAW....
Cinta inilah yg akah Memberi Cahaya bagi Hati...

7. *Umur yg Barokah*
Umur makin Tua makin Sholeh....
Setiap Detiknya diisi dgn Amal Ibadah,
Makin Tua makin Rindu untuk Bertemu dgn Sang Pencipta....
Inilah Semangat Hidup Orang2x  yg Barokah Umur nya....

Semoga Allah SWT, Memudahkan Kita dalam Perjuangan Besar untuk memiliki tujuh  ( 7  ) Indikator Kebahagian yang disebut Ibnu Abbas RA diatas....

»» Aamiin Ya Rabbal Allamin....

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Sophia / The Aminy"s
( 23 Nov 2016 )✍�📚

Oleh: dr.Sophia

KAJIAN KEPUTRIAN KOMPASY "KAMIS, 24 NOVEMBER 2016"

📚REKAPAN MATERI KAJIAN AKHAWAT KOMPASy

Tema : *Taddabur surah Al Baqarah ayat 1-5*
Muwajjih : Ustadz Toha
Tempat: Grup Keputrian
Tanggal : 24 november 2016
Moderator : Anik
Notulen :

MUQADIMAH
----------------

سْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِي
ْ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ 
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin

========================

MATERI :
-------------
Ahlan wa sahlan sahabat Iman, sahabat dakwah semua.

Sesudah kita bertahmid dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Mari kita mulai materi kajian kita pada malam hari ini dengan kajian :

Tafsir dan Tadabbur Alquran.

Tema Q, S Albaqarah 1-5
Selamat menikmati sajian kajian ustadz semoga Allah berkahi kita semua dengan Alquran.

Bismillah...
KAJIAN TADABBUR QURAN

🔸=🔸=🔸=🔸=🔸=🔸=
﴿الم (1). ذلِكَ الكِتابُ لا رَيبَ فيهِ هُدًى لِلمُتَّقينَ( 2). الَّذينَ يُؤمِنونَ بِالغَيبِ وَيُقيمونَ الصَّلاةَ وَمِمّا رَزَقناهُم يُنفِقون(َ3) وَالَّذينَ يُؤمِنونَ بِما أُنزِلَ إِلَيكَ وَما أُنزِلَ مِن قَبلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُم يوقِنون (َ4)أُولئِكَ عَلى هُدًى مِن رَبِّهِم وَأُولئِكَ هُمُ المُفلِحونَ﴾(5)

🔸=🔸=🔸=🔸=🔸=🔸

📕 *Terjemah Ayat*

Alif laam miim.

Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

📕 *Tafsir :*

*Keutamaan Albaqarah :*

Dari Ma'qal ibnu Yasar, bahwa Rasulullah Saw.

pernah bersabda:

 "Surat Al-Baqarah adalah puncak Al-Qur'an diturunkan bersamaan dengan turunnya delapan puluh malaikat pada tiap-tiap ayatnya. Dikeluarkan dari Arasy firman-Nya, "Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)" (Al-Baqarah: 255); kemudian disambungkan dengannya. yakni dengan surat Al-Baqarah. Yasin adalah kalbu Al-Qur'an, tidak sekali-kali seorang lelaki membacanya karena mengharapkan pahala Allah dan hari kemudian (surga-Nya) melainkan diampuni baginya"

لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامٌ وإن سنام الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَفِيهَا آيَةٌ هِيَ سَيِّدَةُ آيِ الْقُرْآنِ آيَةُ الْكُرْسِيِّ»

_Segala sesuatu itu mempunyai punuk (puncak)nya tersendiri, sedangkan punuk Al-Qur'an adalah surat Al-Baqarah. Di dalamnya terkandung penghulu ayat-ayat Al-Qur'an, yaitu ayat Kursi._

Dari Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:

«لَا تَجْعَلُوا بيوتكم قبورا فإن البيت الذي تقرأ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ لَا يَدْخُلُهُ الشَّيْطَانُ»

_Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. karena sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah tidak akan kemasukan setan._

📕 *Tadabbur ayat :*

1. Makna basmallah adalah pernyataan bahwa semua yang terdapa didalam surah berasal dari Allah swt. dan bukan berasal dari seorang manusia.

2. Allah memulai surat ini dengan huruf  muqotho'ah (alif- lam-mim)   mengingatkan kepada sifat Alquran dan mengisyaratkan kemukjizatannya. suka sebagai tahaddi (tantangan kepada orang kafir untuk membuat satu surat terpendek yang serupa dengannya. serta membuktikan bahwa Alquran adalah firman Allah yang tidak tertandingi keindahan, kesustraannya serta menjadi rahmat dan hidayah bagi yang membaca dan mengambil hikmah darinya.

3. Allah ta'ala menyifati Alquran dengan 3 sifat :
pertama : Alquran adalah kita yang sempurna dalam seluruh isi dan kandungannya berupa makna, maksud,  kisah,  ibrah dan syariat.
kedua : Tidak ada keraguan didalamnya bahwa Alquran benar datangnya dari Allah.
ketiga : Alquran adalah sumber hidayah dan petunjuk bagi mukmin dan orang yang bertaqwa.

4. Selanjutnya Allah menjelaskan empat sifat orang yang bertaqwa yang mengambil manfaat dari Alquran,

5. Yaitu membenarkan perkara yang ghoib, seperti kebangkitan,  perhitungan amal,  shirath,  surga, neraka,  dan lain-lain.

6. Lalu mereka menunaikan sholat secara sempurna, lengkap dengan syarat dan rukunnya,  adab-adab dan sunnahnya,  kekhusu'an dan keikhlasan serta perenungan tentang makna yang dibaca dalam sholat.

7. Kemudia mereka berinfaq dari sebahagian rejeki yang telah di karuniakan.

8. Kemudian mereka meyakini  semua perkara yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw dan kepada para nabi dan rusul yang lain,  menyakini akan adanya hari akhirat.

9. Mereka yang disifati dengan hal-hal diatas  berada diatas cahaya dan hidayah dari Rabb mereka. merekalah yang mendapatkan tempat di surga sebagai balasan dan kemenangan atas mereka.

REFERENSI :
📕Tafsir Ibn Katsir 
📙Tafsir Muyassar 
📔Tafsir Munir

〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA-JAWAB
---------------------------------------

*1* Kenapa setiap mau apa2 itu harus baca surat al fatihah contohnya saat mau pengajian, baca quran, shalat.  Saya pernah dengar kalau kita membaca surat al fatihah untuk orang lain apalagi untuk orang yg sudah wafat tidak akan sampai kepada beliaunya sekalipun doa itu dari anaknya...lalu bagaimana dengan dalil doa anal sholeh akan sampai kepada orangtuanya (jika sudah meninggal)

*Jawab :*
Alfatihah memiliki kemuliaan yang sangat agung,  alfatihah disebut sebagai pembuka, sab'ul matsaani,  alhamdu. dll
Besarnya kemuliaan Alfatihah ini sehingga ulama memberikan pengajaran kepada kita untuk mengambil keberkahan dari surat alfatihah, meskipun tidak harus alfatihah dan juga bisa dengan ayat atau surah ini. tetapi alfatihah menjadi punya keberkahan tersendiri karena didalamnya banyak kebaikan alfatihah adalah doa,  permohonan, tauhid,  ibadah dsb.

*2.* Ustad mau tanya y, jd alif-lam-mim adalah surat terpendek ya.. Sebenarnya ada artinya tidak sih ustad? Kl tdk ada kenapa demikian.

*Jawab :*
Alif lam mim bukan surat tapi ayat.
Alif lam mim memiliki keutamaan :
1. Alif , lam, mim sebagai ayat tantangan ( ayat tahaddi )
Allah menantang orang-orang kafir untuk membuat hal yang semisal dengan ayat ini.
Allah menantang orang ragu terhadap kehebatan dan kemuliaan Alquran7
Allah menantang orang yang sombong dalam menolak kehebatan Alquran
Adakah yang lebih hebat daripada ayat-ayat Alquran dengan susunan kata yang begitu indah, seperti sebuah bait padahal dia bukan bait, laksana sebuah puisi tentu dia juga puisi, seumpama sya'ir dan juga juga buka sya'ir.

Firman Allah :
- Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (Qs albaqarah 23)

2. Luasnya rahmat Allah dan pahala yang Allah berikan dengan sekedar membaca lalif lam mim.

Rasulullah bersabda :
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya kebaikan sepuluh kali lipat, aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Mim satu huruf.” (Shahih HR.Tirmidzi)

3.Alif, lam, mim memiliki rahasia, hanya Allah yang mengetahui rahasianya
Ulama tafsir sering menjelaskan dengan kalimat :

" Hanya Allah yang maha mengetahui maksudnya"

Abu bakar Ra berkata : Allah memiliki kitab dan didalam setiap kitab  ada rahasia, dan rahasia Alquran terletak pada permulaan ayatnya.

4. Alif lam mim. Ada seni membacanya ( ilmu Qiraat ) membaca Alquran tanpa Guru bisa menyebabkan kesalahan yang fatal dalam membacanya.

5. Alif lam mim merupakan  keajaiban Alquran ( 'ijaazul  Quran ).

*3.* ustadz, ana mau bertanya, Apakah benar ustadz klau surat al- Baqarah itu jika dibaca dapat mengusir makhluk" halus sprti  ( syaiton, iblis dan jin ) ustadz mohon penjelasannya ustadz...

*jawab :*Sudah ada keterangan dalam topic silahkan dibaca.

*4.* Ustad tanya Knpa di ayat ke 2 di itu kok dzalikal al kitab??. Knpa g hadzal kitab. Ana sring dnger orng tnya bgtu dan blm prnh dnger jawaban nya yg pas, cmn dnger jwban nya "yaaa emang udah dri sono nya bgtu"
Apa ada makna lain gtu ustad??

*jawab :*
kenapa dzalika bukan hadzal kitab ?  menunjukkan keagungan Alquran sehingga menggunakan kata isyaroh lil ba'iid (jauh ) lisyarofi hadzal Quran

*5.* ustad tanya...
di ayat ke tiga dituliskan
(yaitu) mereka yg beriman kepada yg gaib, melaksanakan salat, dan menginfakan sebagian rezeki yg kami berikan kepada mereka.

Nahh apabila orang tersebut beriman kepada yg ghaib. tetapi dia seperti menduakan allah. sholat atau dzikir dengan maksud atau tujuan tertentu dan menjalani sebagian puasa tetapi tak jelas puasa dlm rangka apa..
apakah itu termasuk beriman kepada yg ghaib?
dosakah ustad?

*jawab :*
Dia telah beriman kepada yang ghoib tetapi keimanannya perlu diluruskan agar menjadi benar sehingga dia tidak melakukan sesuatu melainkan karena Allah dan mengharap balasan pahala dari Allah swt.

*6.* _Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. karena sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah tidak akan kemasukan setan._

std tnya ..apa mksud dri itu  brt kita hrus setiap hari baca surat albaqorh.?  Klo bcnya surat yg lain setan bisa masuk jg nda .?

*jawab :* Setidaknya berupaya untuk membaca Albaqarah untuk membersihkan rumah-rumah kita dari gangguan jin. karena Albaqarah menjadi licensi dari Sabda Rasulullah saw untuk membaca Albaqarah dirumah rumah seorang mukmin. bukan bermakna tidak membaca surat yang lain.

Tetapi Albaqarah adalah salah satu surah yang di jadikan sebagai ayat Ruqyah. sesuai dengan hadits diatas.

*7.* Ustad dari 1.makna basmallah adl pernyataan bahwa semua yg terdapat didalam surah berasal dari allah swt. dan bukan berasal dari manusia. lalu bgm dng surah di Al Qur'an yg tdk di awali dngn basmallah contoh'y surah At taubah? mohon penjelasan'y

*Jawab :*
Ada sejumlah pendapat di kalangan ulama tentang tidak dicantumkannya basmalah dalam Surat At Taubah. Adapun pendapat yang paling kuat adalah pendapat Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu. Beliau menjelaskan, “Bismillahirrahmanirrahiim adalah suatu kedamaian, rahmat Allah sedangkan surat At Taubah diturunkan tanpa kedamaian.”

Maksudnya, surat At Taubah diturunkan dengan menyatakan pemutusan ikatan dan perjanjian antara kaum muslimin dan kaum musyrikin kecuali beberapa perjanjian yang menyebutkan batas waktu tertentu. Itupun dengan syarat tidak dikhianati dan tidak dirusak oleh kaum musyrikin.

*8.*Berkaitan dengan jawaban
Ayat berapa aja ustadz yg biasa untuk ruqiyah?

*jawab :*

Albaqarah 1-5
Albaqarah 102
Albaqarah 163 - 164
Ayat Kursi
Albaqarah 285 -286

〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Clossing Statement :

Alhamdulillah kajian taddabur malam ini telah selesai dan semua pertanyaan telah terjawab oleh ustadz Toha
........

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do'a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis : 
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Resume By :

®Komunitas Muslimah Pendamba Syurga

KAJIAN KEPUTRIAN KOMPASY "SABTU, 19 NOVEMBER 2016"

📚 REKAPAN MATERI KAJIAN KEPUTRIAN KOMPASY

Tema :Birrul Walidaini
Muwajjih : Ustadz Endang
Tempat : Grup Keputrian
Tanggal : 19 November 2016
Moderator : Admin Reg 5
Notulen : Admin Reg 5

MUQADIMAH
--------------------------

اعوذ با لله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًاوَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛

Segala puji bagi Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hambanya, Maha suci Allah, Dia-lah yang menciptakan bintang-bintang di langit, dan dijadikan padanya penerang dan Bulan yang bercahaya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, yang diutus dengan kebenaran, sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak pada kebenaran dengan izin-Nya, dan cahaya penerang bagi umatnya. Ya Allah, curahkan sholawat dansalam bagi nya dan keluarganya, yaitu doadan keselamatan yang berlimpah.

====================
MATERI :

*BIRRUL WALIDAINI*

Seorang anak, meskipun telah berkeluarga, tetap wajib berbakti kepada kedua orang tuanya. Kewajiban ini tidaklah gugur bila seseorang telah berkeluarga. Namun sangat disayangkan, betapa banyak orang yang sudah berkeluarga lalu mereka meninggalkan kewajiban ini. Mengingat pentingnya masalah berbakti kepada kedua orang tua, maka masalah ini perlu dikaji secara khusus.

Jalan yang haq dalam menggapai ridha Allah ‘Azza wa Jalla melalui orang tua adalah birrul walidain. Birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) merupakan salah satu masalah penting dalam Islam. Di dalam Al-Qur’an, setelah memerintahkan manusia untuk bertauhid, Allah ‘Azza wa Jalla memerintahkan untuk berbakti kepada orang tuanya.

Seperti tersurat dalam surat al-Israa’ ayat 23-24, Allah Ta’ala berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” [Al-Israa’ : 23-24]

Perintah birrul walidain juga tercantum dalam surat an-Nisaa’ ayat 36:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

“Dan beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat, tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil [1], dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” [An-Nisaa’ : 36]

Dalam surat al-‘Ankabuut ayat 8, tercantum larangan mematuhi orang tua yang kafir jika mereka mengajak kepada kekafiran:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” [Al-‘Ankabuut (29): 8] Lihat juga surat Luqman ayat 14-15.

ANJURAN BERBUAT KEPADA KEDUA ORANG TUA BAIK DAN LARANGAN DURHAKA KEPADA KEDUANYA
Yang dimaksud ihsan dalam pembahasan ini adalah berbakti kepada kedua orang tua, yaitu menyampaikan setiap kebaikan kepada keduanya semampu kita dan bila memungkinkan mencegah gangguan kepada keduanya. Menurut Ibnu ‘Athiyah, kita juga wajib mentaati keduanya dalam hal-hal yang mubah (yang diperbolehkan syari’at), dan harus mengikuti apa-apa yang diperintahkan keduanya dan menjauhi apa-apa yang dilarang (selama tidak melanggar batasan-batasan Allah ‘Azza wa Jalla).

Sedangkan ‘uququl walidain adalah gangguan yang ditimbulkan seorang anak terhadap keduanya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Contoh gangguan berupa perkataan, yaitu mengucapkan “ah” atau “cis”, berkata dengan kalimat yang keras atau menyakitkan hati, menggertak, mencaci maki dan lain-lain. Sedangkan yang berupa perbuatan adalah berlaku kasar, seperti memukul dengan tangan atau kaki bila orang tua menginginkan sesuatu atau menyuruh untuk memenuhi keinginannya, membenci, tidak mempedulikan, tidak bersilaturrahim, atau tidak memberi nafkah kepada kedua orang tuanya yang miskin.

جزاكم الله خير جزاء شكرا وعفوا منكم...
فا استبقوا الخيرات...
والسلام عليكم ورحمة الله و بر كاته

🍀🍀🍀

🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA JAWAB
=====================

1. suchy,,

Ustad bgaimna cara berbakti kpd ortu yg sudah meninggal? Kbtulan bapak saya sudah mninggl ustad

Jawab:

Perbanyak berdoa untuk kebaikan orang tua kita baik yang sudah meninggal atau yang masih hidup...

Ada 3 perkara yg amalan nya tetap mengalir walaupun sudah mati ..
Salah satunya adalah
Do'a anak yg sholeh
Senantiasa berbuat kebaikan2

2.Assalamu' allaikum ustad, bgaimna cranya seorg anak prmpuan berbakti pd ortu sdgkn ketika menikah dia tinggal bersama suami dan jauh dr posisi ortunya, jazakallohu khoiron ust 🙏😊

Jawab:
Ta'at dan patuh lah terhadap suami selama ketaatan itu bukan dalam urusan maksiat kepada Alloh...
Dengan menjadi istri yang taat terhadap suami berarti kita juga sudah mengalirkan pahala kebaikan kepada orang tua kita

3.Assalamu' allaikum ustad....
Berdosakah jika seorng suami lbih patuh dan turut pada istri ketimbang ibunya ?

Jawab:
Seorang anak laki2 Wajib patuh pada ibunya selama ketaatan itu bukan pada hal maksiat
Seorang suami tidak boleh patuh pada istrinya tapi sebaliknya istri yang harus patuh kepada suami
Suami istri harus paham bahwa suamilah pemimpin dalam keluarga

Suami juga harus paham apa yg istrinya harapkan

4.Assalamu' allaikum ustad.. Bagaimna cara mengjak orang tua tuk lebih baik dalam beribadah (sholat,puasa,dll)?....krna sbagai anak takut menyinggung perasaan atau dibilang sok tahu....

Jawab:
Gunakan cara2 hikmah menyentuh tanpa menyakiti..
Menegur tanpa melukai

5.Assalamu' allaikum ustadz, ijin bertanya jika qt sdh menjadi seorng istri benarkah suami yg jdi prioritas taat qt dripda org tua? Lalu dosa kah qt melawan perintah suami krn menuruti perintah org tua.....

Jawab :
Kewajiban seorang istri adalah taat pada suami selama perintah suami tidak dalam rangka maksiat pada Alloh...
Seorang istri berdosa jika tidak taat kepada suaminya
Silahkan basa kisah2 sahabat nabi tentang
Seorang istri yg taat pada suaminya
Ketika suami melarang istrinya untuk keluar rumah walaupun orang tua dari istri itu sedang sakit tapi tetap dia taat pada perintah suami nya apa yg Rosululloh katakan
Orang tua dari istri yang taat pada suaminya akan masuk surga karena mempunyai anak yang taat pada suaminya
Wallahu a'lam

6. 📚 REKAPAN MATERI KAJIAN KEPUTRIAN KOMPASY

Tema :Birrul Walidaini
Muwajjih : Ustadz Endang
Tempat : Grup Keputrian
Tanggal : 19 Des 2016
Moderator : Admin Reg 5
Notulen : Admin Reg 5

MUQADIMAH
--------------------------

اعوذ با لله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًاوَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛

Segala puji bagi Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hambanya, Maha suci Allah, Dia-lah yang menciptakan bintang-bintang di langit, dan dijadikan padanya penerang dan Bulan yang bercahaya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, yang diutus dengan kebenaran, sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak pada kebenaran dengan izin-Nya, dan cahaya penerang bagi umatnya. Ya Allah, curahkan sholawat dansalam bagi nya dan keluarganya, yaitu doadan keselamatan yang berlimpah.

====================
MATERI :

*BIRRUL WALIDAINI*

Seorang anak, meskipun telah berkeluarga, tetap wajib berbakti kepada kedua orang tuanya. Kewajiban ini tidaklah gugur bila seseorang telah berkeluarga. Namun sangat disayangkan, betapa banyak orang yang sudah berkeluarga lalu mereka meninggalkan kewajiban ini. Mengingat pentingnya masalah berbakti kepada kedua orang tua, maka masalah ini perlu dikaji secara khusus.

Jalan yang haq dalam menggapai ridha Allah ‘Azza wa Jalla melalui orang tua adalah birrul walidain. Birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) merupakan salah satu masalah penting dalam Islam. Di dalam Al-Qur’an, setelah memerintahkan manusia untuk bertauhid, Allah ‘Azza wa Jalla memerintahkan untuk berbakti kepada orang tuanya.

Seperti tersurat dalam surat al-Israa’ ayat 23-24, Allah Ta’ala berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” [Al-Israa’ : 23-24]

Perintah birrul walidain juga tercantum dalam surat an-Nisaa’ ayat 36:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

“Dan beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat, tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil [1], dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” [An-Nisaa’ : 36]

Dalam surat al-‘Ankabuut ayat 8, tercantum larangan mematuhi orang tua yang kafir jika mereka mengajak kepada kekafiran:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” [Al-‘Ankabuut (29): 8] Lihat juga surat Luqman ayat 14-15.

ANJURAN BERBUAT KEPADA KEDUA ORANG TUA BAIK DAN LARANGAN DURHAKA KEPADA KEDUANYA
Yang dimaksud ihsan dalam pembahasan ini adalah berbakti kepada kedua orang tua, yaitu menyampaikan setiap kebaikan kepada keduanya semampu kita dan bila memungkinkan mencegah gangguan kepada keduanya. Menurut Ibnu ‘Athiyah, kita juga wajib mentaati keduanya dalam hal-hal yang mubah (yang diperbolehkan syari’at), dan harus mengikuti apa-apa yang diperintahkan keduanya dan menjauhi apa-apa yang dilarang (selama tidak melanggar batasan-batasan Allah ‘Azza wa Jalla).

Sedangkan ‘uququl walidain adalah gangguan yang ditimbulkan seorang anak terhadap keduanya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Contoh gangguan berupa perkataan, yaitu mengucapkan “ah” atau “cis”, berkata dengan kalimat yang keras atau menyakitkan hati, menggertak, mencaci maki dan lain-lain. Sedangkan yang berupa perbuatan adalah berlaku kasar, seperti memukul dengan tangan atau kaki bila orang tua menginginkan sesuatu atau menyuruh untuk memenuhi keinginannya, membenci, tidak mempedulikan, tidak bersilaturrahim, atau tidak memberi nafkah kepada kedua orang tuanya yang miskin.

جزاكم الله خير جزاء شكرا وعفوا منكم...
فا استبقوا الخيرات...
والسلام عليكم ورحمة الله و بر كاته

🍀🍀🍀

🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚🔚

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

REKAP TANYA JAWAB
=====================

1. suchy,,

Ustad bgaimna cara berbakti kpd ortu yg sudah meninggal? Kbtulan bapak saya sudah mninggl ustad

Jawab:

Perbanyak berdoa untuk kebaikan orang tua kita baik yang sudah meninggal atau yang masih hidup...

Ada 3 perkara yg amalan nya tetap mengalir walaupun sudah mati ..
Salah satunya adalah
Do'a anak yg sholeh
Senantiasa berbuat kebaikan2

2.Assalamu' allaikum ustad, bgaimna cranya seorg anak prmpuan berbakti pd ortu sdgkn ketika menikah dia tinggal bersama suami dan jauh dr posisi ortunya, jazakallohu khoiron ust 🙏😊

Jawab:
Ta'at dan patuh lah terhadap suami selama ketaatan itu bukan dalam urusan maksiat kepada Alloh...
Dengan menjadi istri yang taat terhadap suami berarti kita juga sudah mengalirkan pahala kebaikan kepada orang tua kita

3.Assalamu' allaikum ustad....
Berdosakah jika seorng suami lbih patuh dan turut pada istri ketimbang ibunya ?

Jawab:
Seorang anak laki2 Wajib patuh pada ibunya selama ketaatan itu bukan pada hal maksiat
Seorang suami tidak boleh patuh pada istrinya tapi sebaliknya istri yang harus patuh kepada suami
Suami istri harus paham bahwa suamilah pemimpin dalam keluarga

Suami juga harus paham apa yg istrinya harapkan

4.Assalamu' allaikum ustad.. Bagaimna cara mengjak orang tua tuk lebih baik dalam beribadah (sholat,puasa,dll)?....krna sbagai anak takut menyinggung perasaan atau dibilang sok tahu....

Jawab:
Gunakan cara2 hikmah menyentuh tanpa menyakiti..
Menegur tanpa melukai

5.Assalamu' allaikum ustadz, ijin bertanya jika qt sdh menjadi seorng istri benarkah suami yg jdi prioritas taat qt dripda org tua? Lalu dosa kah qt melawan perintah suami krn menuruti perintah org tua.....

Jawab :
Kewajiban seorang istri adalah taat pada suami selama perintah suami tidak dalam rangka maksiat pada Alloh...
Seorang istri berdosa jika tidak taat kepada suaminya
Silahkan basa kisah2 sahabat nabi tentang
Seorang istri yg taat pada suaminya
Ketika suami melarang istrinya untuk keluar rumah walaupun orang tua dari istri itu sedang sakit tapi tetap dia taat pada perintah suami nya apa yg Rosululloh katakan
Orang tua dari istri yang taat pada suaminya akan masuk surga karena mempunyai anak yang taat pada suaminya

Wallahu a'lam

6.Dulu wkt msh muda skrg hmpir 50 th blm nikah aku prnh sayang ama org tp ortu gak setuju akhirnya ku pendam rasa sayang ini apa ini dosa jg slh thd ortu beliau skrg sdh alm sblm beliau meninggal hidupku ku abdikan mjsdnya ngarawat beliau smpe meninggal beliau sdh meberi maaf pdku atas smua yg ada pdku tp sdrku blg Allah tak khan ngapuni meski ibadah kyk apa gmn ini

Jawab:
Orang tua tidak berhak melarang sebuah hubungan tanpa alasan syar'i
Manusia hanya punya sikap zhan atau menduga2 Alloh lah yang menentukan amalan orang itu di terima atau tidak bukan manusia

Clossing Statement
......................................

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

PENUTUP

Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do'a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

dan istighfar

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

: Doa penutup majelis : 

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

®Komunitas Muslimah Pendamba Syurga

ATM 24 NOVEMBER 2016

Qs Al Hijr ayat 28-29

28). وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

(29). فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.

Di ayat ini Allah Swt berfirman kepada malaikat mengenai penciptaan manusia. Masalah ini disebutkan dalam berbagai surat al-Quran. Dari ayat tersebut kita  memahami bahwa Allah menciptakan malaikat sebelum manusia. Berdasarkan ayat tersebut, perintah sujud kepada manusia tidak dilihat dari sisi penciptaan manusia dari tanah, tetapi dari sisi ditiupkannya ruh ilahi kepada manusia.

Jelas kiranya, maksud tiupan ruh ilahi dalam diri manusia bukan pemberian nyawa dan nafas. Karena hewan juga bernyawa dan bernafas. Namun maksudnya Allah menganugerahkan kapasitas dan potensi kepada manusia untuk memperoleh ilmu dan kreativitas. Sujudnya malaikat kepada manusia, bukan sebuah sujud simbolik, tetapi bermakna bahwa malaikat menghormati makluk yang bernama umat manusia, karena malaikat melayani manusia dalam setiap urusannya.

Dari dua ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:

1. Manusia adalah makhluk yang terdiri dari dua dimensi, yaitu dimensi material dan spiritual atau dimensi jasmani dan ruhani. Dengan demikian, selain memiliki naluriah manusia juga memiliki sisi spiritual.

2. Manusia merupakan manifestasi sebagian dari kesempurnaan dan sifat-sifat ilahi. Allah menganugerahkan kapasitas tersebut dalam diri manusia

Oleh: Nurul Fadhilah

ATP 24 NOVEMBER 2016

📚Renungan 1/3 Malam📚

      *BERUNTUNG*

1⃣ Tatkala Seorang *Bertambah ILmunya*
maka Bertambahlah Tawadhu’ dan Bertambah pula Kasih Sayangnya....

2⃣ Tatkala Seseorang *Bertambah Amalannya* , Bertambahlah Rasa Takutnya kepada Allah SWT dan semakin Berhati - hati....

3⃣ Tatkala Seseorang *Bertambah Umurnya* , maka Semakin Berkurang Rasa Tamaknya terhadap Dunia....

4⃣ Tatkala Seseorang *Bertambah Jartanya* , maka Semakin Bertambah KeDermawanannya dan Kemauan Membantu s
Sesama....

5⃣ Tatkala Seseorang *Bertambah KeMuliaannya* , maka ia Semakin Dekat dengan Manusia dan menunaikan Kebutuhan dan Tawadhu' kepada Mereka....
(Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah)

✍ �*Ada 5 Wasiat* 

Rasulullah Shallallahu  
Alaihi Wasallam 
Kepada Abu Huraira

1⃣ Jauhilah Perkara2x yang *diHaram-kan*  
didalam Islam, maka engkau akan menjadi Manusia yang Tinggi tingkat *Ke-Hambaan-nya*
kepada Allah Ta'ala....

2⃣ Hendaknya engkau *Qona'ah*
(selalu merasa cukup) terhadap apa yang telah Allah SWT  berikan kepadamu,
maka Allah SWT pasti akan *Penuhi Kebutuhanmu*....

3⃣ Hendaknya engkau *Berbuat Baik*
kepada Tetanggamu, maka niscaya engkau akan menjadi
*Muslim yg Sejati*....

4⃣ *Cintai/Sayangi Orang Lain*
sebagaimana engkau Menyayangi Dirimu Sendiri, maka engkau pasti akan menjadi
*Mu'min yang Sejati*....

5⃣ *Jangan Terlalu Banyak Tertawa*,
karena niscaya engkau akan mengalami *Hati yang Mati/Lalai*....
(Shahih Tirmidzi Hadits ke1807).

Wassalamualaikum wr.wb
Sophia/ The Aminy"s

Oleh: dr.Sophia

Rabu, 23 November 2016

ATM 23 NOVEMBER 2016

Qs. Al Hijr ayat 26-27

(26). وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ
Dan sesungguhnya Kami telah meciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

(27). وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.

Pada kesempatan sebelumnya, kita telah membahas ayat-ayat yang menjelaskan berbagai karunia nikmat Allah seperti penciptaan langit, bumi, angin dan hujan. Ayat 26 dan 27 ini secara global membicarakan tentang penciptaan manusia dan jin. Ayat ini menerangkan bahwa manusia berasal dari air dan tanah sedangkan jin berasal dari api.

Berbagai ayat al-Quran menjelaskan bahwa penciptaan manusia terpisah dari hewan dan perkembangan manusia pun berbeda dengan hewan. Allah Swt menciptakan manusia pertama yaitu Nabi Adam as secara langsung dari tanah dan memberinya kehidupan. Namun keberlanjutan hidup umat manusia bergantung pada makanan yang bahannya berasal dari tanah. Hal ini disinggung dalam berbagai ayat di antaranya surat al-Kahf ayat 37 yang mengatakan, "Apakah kamu kafir kepada Allah Swt yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna."

Selain manusia, Allah menciptakan makhluk lain bernama jin yang populasinya lebih banyak dari manusia. Hal ini disebutkan dalam berbagai ayat al-Quran, bahkan ada surat khusus dalam al-Quran yang bernama surat Jin.

Dalam terminologi al-Quran, jin adalah makhluk yang terkena taklif (kewajiban) dari Allah Swt dan menjadi lawan bicara kalam ilahi. Sebagaimana manusia, jin juga terdiri dari laki-laki dan perempuan. Sebagian mereka beriman dan sebagian lainnya kafir. Iblis yang telah menipu Nabi Adam as dan Hawa as, temasuk dari kalangan jin. Iblis berada dalam barisan malaikat, karena beribadah kepada Allah. Namun, iblis menjadi kafir, karena membangkang perintah Allah dan menolak sujud kepada Adam.  Dari dua ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:

1. Nilai dan keutamaan manusia bukan dilihat dari sisi jasmaninya, namun terletak pada ruhnya. Karena jasmani manusia berasal dari tanah hitam yang hina.

2. Seorang mukmin, selain meyakini adanya makhluk yang kasat mata juga meyakini keberadaan alam gaib seperti jin dan malaikat.

Oleh: Nurul Fadhilah

Selasa, 22 November 2016

ATP 23 NOVEMBER 2016

📚Renungan 1/3 Malam 📚

*Firman Allah* :

(Al-Baqarah):96

»» Dan sungguh kamu akan mendapati mereka,
Manusia yang paling Loba kepada Kehidupan
(di Dunia), bahkan
(lebih Loba lagi) dari orang-orang Musyrik....
Masing - masing Mereka ingin agar diberi Umur Seribu Tahun, padahal Umur Panjang itu sekali - kali Tidak akan Menjauhkannya daripada SIKSA.
Allah Maha Mengetahui apa yang Mereka Kerjakan....

»» Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNYA....

*Rosulullah SAW bersabda:*

"Cari Kesempatan yang Lima,  sebelum Datang Lima lainnya"....

1. Masa Mudamu Sebelum datang Masa Tua,

2. Masa Sehatmu
Sebelum datang Masa Sakit,

3. Masa Kayamu Sebelum datang Masa Miskin,

4. Masa Luangmu Sebelum datang Masa Sibuk,

5. Masa Hidupmu Sebelum datang KEMATIAN.”
(HR. Al Hakim)

ULASAN ;

*Mari siapkan Bekal Akhirat , karena Hidup ini Hanya Sementara.*

»»Jalankan perintah Allah SWT dan Jauhi laranganNYA yang tertera dalam kitab suci Al Qur'an, secara :

*ISTIQOMAH*....dan jadikan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW sebagai *JUKLAKNYA*....

Wassalamualaikum wr.wb
Sophia /The Aminy"s

Oleh: dr.Sophia

ATM 22 NOVEMBER 2016

*TADDABUR*

QS.  Al- Falaq : Ayat 1-5
******************************

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَق
"Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),"

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
"dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,"

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا  وَقَبَ
"dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,"

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ
"dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),"

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
"dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

*Ulasan :*
******************************

1. Rabbul falaq bisa juga berarti Tuhan Yang Membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan, demikian pula yang membelah malam dengan terbitnya fajar.

2. Seperti makhluk hidup yang mukallaf (yang mendapat beban) seperti manusia dan jin, dan makhluk hidup yang tidak mukallaf, demikian pula makhluk tidak hidup seperti racun, dsb.

3. Biasanya tukang-tukang sihir dalam melakukan sihirnya membuat buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan nafasnya ke buhul tersebut. Ayat ini menunjukkan, bahwa sihir memiliki hakikat yang perlu diwaspadai bahayanya. Untuk mengatasinya adalah dengan meminta perlindungan kepada Allah dari sihir itu dan dari orang-orangnya.

4. Hasad artinya suka atau senang jika nikmat yang ada pada orang lain hilang darinya. Namun jika senang pada nikmat orang lain dalam arti, ia senang jika ia memperoleh pula nikmat itu dan tidak ada keinginan agar nikmat pada orang lain hilang, maka tidaklah tercela, hal ini dinamakan juga ‘ghibthah’.[5] Yakni menampakkan kedengkiannya dan melakukan konsekwensi dari dengki itu dengan melakukan segala sebab yang bisa dilakukan agar nikmat itu hilang darinya. Termasuk ke dalam yang hasad adalah orang yang menimpakan keburukan kepada orang lain melalui matanya (‘ain), karena hal itu tidaklah muncul kecuali dari orang yang dengki yang buruk tabiatnya dan buruk jiwanya. Demikian pula termasuk ke dalam ‘yang hasad’ adalah Iblis dan keturunannya yang sangat dengki kepada manusia.Disebutkan ketiga macam kejahatan itu meskipun telah dicakup dalam firman Allah Ta’ala, “Dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,” adalah karena besarnya kejahatan ketiga macam itu (kejahatan malam ketika telah gelap, wanita-wanita tukang sihir dan orang yang dengki).

Senin, 21 November 2016

ATP 22 NOVEMBER 3016

Sarapan pagih...

*Perbanyaklah menggunakan telingga melebihi mulut. Karena kita diberi dua tangan dua telinga dan satu mulut supaya kita lebih banyak bekerja dan mendengar daripada berbicara.*

*Sejatinya Amanah apapun di dunia ini pertanggungjawaban nya kepada Alloh*

*Di hadapan mahluk ketika kita lalai terhadap amanah kita bisa berlindung di balik kesibukan sibuk inilah sibuk itulah tapi tidak di hadapan Rabb*

*Ketika Amanah telah di emban*
*langkah dakwah telah di mulai*
*Kerjakan karena hanya mengharapkan Ridho Alloh semata*

*Semoga kita senantiasa menjadi pribadi yang ikhlas dalam mengemban Amanah*

*#Mantri tea*🤓💉

Oleh: Ustadz Undang Suherlan

ATM 21 NOVEMBER 2016

*TADDABUR*

QS.  An-Nas : Ayat 1-7
******************************

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ
"Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,"

مَلِكِ النَّاسِ
"Rajanya manusia,"

اِلٰهِ النَّاسِ
"Tuhannya manusia,"

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ    ۙ  الْخَـنَّاسِ
"dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,"

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ  صُدُوْرِ النَّاسِ
"yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,"

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
"dari (golongan) jin dan manusia."

*Ulasan :*
******************************

[1] Surah yang mulia ini mengandung permintaan perlindungan kepada Allah Tuhan manusia, Penguasa mereka dan Sembahan mereka dari setan yang merupakan sumber keburukan, dimana di antara fitnah dan keburukannya adalah suka membisikkan kejahatan dalam diri manusia, ia perbagus sesuatu yang buruk kepada manusia, dan memperburuk sesuatu yang sebenarnya baik, ia mendorong manusia mengerjakan keburukan dan melemahkan manusia mengerjakan kebaikan.

[2] Setan disebut Khannas, karena ia menjauh dari hati manusia ketika manusia ingat kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala dan meminta perlindungan kepada-Nya agar dihindarkan darinya. Sebaliknya, ketika manusia lupa mengingat Allah, maka setan akan mendatanginya dan membisikkan hatinya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya, manusia meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah Tuhan yang mengurus dan mengatur manusia, dimana semua makhluk berada di bawah pengurusan-Nya dan kepemilikan-Nya, dan tidak ada satu pun makhluk kecuali Dia yang memegang ubun-ubunnya dan berkuasa terhadapnya. Demikian pula agar ibadah sempurna, maka sangat diperlukan perlindungan Allah Subhaanahu wa Ta'aala dari kejahatan musuh manusia, yaitu setan yang berusaha menghalangi manusia dari beribadah dan hendak menjadikan mereka sebagai pengikutnya agar sama-sama menjadi penghuni neraka.

[3] Bisikan jahat yang biasanya sumbernya dari jin, bisa juga dari manusia yang telah menjadi walinya. Selesai tafsir surah An Naas dengan pertolongan Allah, taufiq-Nya dan kemudahan-Nya, wal hamdulillahilladzii bini’matihii tatimmush shaalihaat. Kami berharap kepada Allah agar Dia tidak menghalangi kebaikan yang ada di sisi-Nya karena keburukan yang ada pada diri kami, karena tidak ada yang berputus asa dari rahmat-Nya kecuali orang-orang yang zalim, dan semoga shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, kepada keluarganya dan para sahabatnya semua. Selesai kitab tafsir ini dengan pertolongan Allah, taufiq-Nya dan kemudahan-Nya oleh seorang hamba yang mengharapkan ampunan dan rahmat Allah, Abu Yahya Marwan Hadidi bin Musa –semoga Allah mengampuninya, mengampuni kedua orang tuanya, keluarganya dan kaum muslimin semua- pada hari Jum’at tanggal 17 Ramadhan 1431 H bertepatan dengan tanggal 27 Agustus 2010 M. Rabbanaa taqabbal minnaa wa’fu innaka antal ghafuurur rahiim.