📚REKAPAN MATERI KAJIAN KEPUTRIAN KOMPASY
Tema : Kehidupan Setelah Mati
Muwajjih : Ustadz Zain
Tempat : Reg 2
Tanggal : 01 November 2016
Moderator : Anik (Adm Reg 02)
Notulen : Flo
MUQADIMAH
------------------------
بسم الله الر حمن الر حيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya..
Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaaLlah..
Aamiin
========================
Materi :
------------------------
*KEHIDUPAN SETELAH MATI*
“Mālik yaum al-dīn, ‘Dialah Allah, sang penguasa hari pembalasan’.”[QS: Al-Fātihah [1]: 3]
dari ayat diatas kita tahu bahwa nantinya akan ada hari pembalasan yang akan terjadi setelah kita selesai _"nugas"_ di dunia ini dan Allah lah yg akan menjadi Hakim sebagai Pengadil Terbaik untuk makhlukNya
orang yang bijak adalah mereka yang mengerti tujuan hidupnya.
diantaranya, dia sadar bahwa kewajibannya adalah untuk *"beribadah"* kepada Allah (QS. Al-Dzāriyāt [51]: 56)
ibadah, ya salah satu bentuk ketaatan kita kepada Allaah dan akan di wujudkan dalam bentuk amalan sebagai bekal kita dalam perjalanan di kehidupan setelah kematian
baik buruknya pun kita tak pernah tahu dan saksi² kita juga pun bukan sesuatu yg bisa disuap dgn harta ataupun tahta, karena _"mereka"_ berkata dgn kehendak Allah _subhanahu wa ta'ala_, ya mereka organ tubuh kita ☺
Karena Allah adalah pemilik dan penguasanya (mālik). Bahkan hari akhirat pun menjadi milik-Nya (Qs. 1: 3). Maka, ibadahnya merupakan bentuk kesadaran bahwa dia hanya seorang ‘abd (hamba). Dan, rajanya adalah Allah. Dan ibadah yang diproyeksikanuntuk negeri akhirat merupakan pengingat siapa saja bahwa ada kehidupan setelah kematian. Ada akhirat setelah dunia. Kata Allah, _“Akhirat itu lebih baik bagimu daripada dunia ini.”_ (Qs. Al-Dhuhā [93]: 4).
Dan jika kehidupan akhirat itu lebih baik _(khair)_ daripada dunia ini tidak berarti bahwa dunia ini tidak penting. Dunia tetap penting. Hanya saja, dunia adalah _“jembatan”_ menuju akhirat
Ia _(dunia)_ bukan tempat abadi bagi manusia, karena manusia pasti meninggalkannya. Ketika sampai ajalnya, dia akan kembali jua ke kampung hakiki, kampung akhirat _(tempat tinggal terakhir)_. Itu sebabnya dunia dan akhirat tidak boleh dipisahkan. Karena Islam tak mengenal dikotomi: menceraikan kehidupan dunia dari akhirat. _“Carilah olehmu sekalian kenikmatan negeri akhirat, tapi jangan lupakan bagianmu di dunia ini.”_ (QS. Al-Qaṣaṣ [28]: 77).
Imam Ibn Qudāmah memberi nasihat penting mengeni dunia ini. Beliau menulis dengan sangat indah;
“Ketahuilah! Semoga Allah merahmatimu. Dunia ini adalah _“ladang”_ akhirat, tempat keuntungan berniaga, tempat mengumpulkan bekal,dan menumpuk barang-barang yang menguntungkan. Orang yang lebih dahulu mendapatkannya dialah yang menang. Di dalamnya orang-orang yang bertakwa sukses, orang-orang jujur menuai kejayaan, orang-orang yang beramal memanen hasil, sementara orang yang berleha-leha mereguk gelas kerugian yang tiada tara.
Dunia ini adalah angan-angan tempat kembali penghuni surga dan penghuni neraka.
Tentang penghuni neraka Allah berfirman: _“Dan mereka (penghuni neraka) berteriak-teriak di dalam neraka sembari berkata, ‘Hai Tuhan kami, keluarkan kami dari neraka ini agar kami beramal selain amal-amal (kejelekan) yang sudah kami kerjakan.”_ (QS. Fāṭir [35]: 37)
Allah juga berfirman mengenai mereka: _"Dan jika engkau menyaksikan ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata, ‘Kiranya kami dikembalikan ke dunia dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman…”_ (QS. Al-An’ām [6]: 27). (Imam Ibn Qudāmah,Waṣiyat al-‘Ālim al-Jalīl Muwaffaq al-Dīn Ibn Qudāmah al-Maqdisī, taḥqīq: Muḥammad Khair Ramadhān Yūsuf(Beirut-Lebanon: Dār IbnḤazm, 1418 H/1997 M: 9).
wallaahu a'lam bishawab
source: _hidayatullah.com_
*Sesi tanya jawab*
1. ✋Ustadz sesuai tema kajian malam ini *kehidupan setelah mati* jika kita bermimpi teman yg telah tiada dan dlm mimpi tsb teman yg telah tiada itu misal wajahnya bertambah bahagia, Apakah itu tandanya ia bahagia jg di kehidupan akhiratnya? Atau jika wajahnya sedih bertanda kalo di sana ia tdk bahagia? Mohon penjelasannya ustadz syukron.
Jawab:
Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia.” Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. (QS. Al-Israa : 60)
dari Abu Sa’id Al-Khudri, bahwa sesungguhnya dia mendengar Nabi saw bersabda:“Apabila sesorang dari kamu memihat suatu mimpi yang menyenangkan maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari Allah swt, maka hendaknya ia memuji Allah swt (bertauhid) atas mimpinya dan hendaknya ia memberitahukannya. Dan apabila ia melihat tidak demikian dari yang tidak menyenangkannya maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari syaitan, maka hendaklah ia memohon perlindungan (ta’awwudz kepada Allah swt) dari keburukannya dan janganlah menuturkannya kepada seseorang, maka mimpi itu tidak membahayakannya (madharat).” (HR : Bukhari)
perihal mimpi adalah sesuatu yg riskan dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit orang yg _"menafsirkan"_ mimpi dengan cara mereka masing, padahal sudah dijelaskan jika mimpi baik datangnya dr Allah dan mimpi buruk datangnya dari syetan. namun ada catatan dr Rasulullaah utk mimpi buruk utk tidak diceritakan kepada orang lain. wallaahu a'lam bishawab
2. ✋🏼Ustadz mohon penjelasannya seperti yg dijelaskan diatas tujuan hidup kita adalah beribadah, sesuai dg tema "kehidupan setelah mati" jika kita berharap dr ibadah yg kita lakukan itu utk mendapatkan surganya? Apakah berpikir seperti itu keliru ustadz?
Jawab:
kita beribadah kepada siapa? tentu kepada Allah bukan. dan Allah pun juga berjanji bahwa tempat terbaik utk mereka yg mau beribadah kepada Allaah adalah syurga, lantas apakah kita salah mengidamkan syurga sebagai sarana utk menyemangati ibadah kita? tapi perlu ditegaskan bahwa syurga bukan tujuan utama, ibadah adalah yg utama. syurga dan neraka adalah keputusan Allah, wallaahu a'lam
3. Ustadz, bolehkah mengirim Al Fatihah dan Yasin kpd orang yg sdh meninggal??
Jawab:
utk perihal ini, ada dua pendapat yg masing² memiliki penguat, ada yg memperbolehkan ada juga yg tidak memperbolehkan
tinggal antum pilih yg mana, semua berawal dari niat kita pribadi dalam melakukan suatu ibadah
4. Renny reg 6
Bgaimana mnjga keistiqomahan, melawan bosan & malas?
Jawab:
niatkan dgn sungguh² ketika beribadah dan hanya pada Allah sebagai tujuan utama, bukan yg lain
kalau bisa, berikan sanksi ketika ada keteledoran kita dalam melakukan ibadah, wallaahu a'lam 😊
5. Suci
🖐🏻. Kadang kita bermimpi ketemu seseorang yg sudah mninggal, apa itu bisa jadi seseorng yg mninggl itu tdi datang ke kita? Ana pernah mimpi bertemu bapak ku.
Trus kayak dnger ketawa khas nya bapak,, kayak asli, kyk bukan mimpi
Jawab:
Apabila sesorang dari kamu melihat suatu mimpi yang menyenangkan maka sesungguhnya mimpi itu hanyalah dari Allah swt, maka hendaknya ia memuji Allah swt (bertauhid) atas mimpinya dan hendaknya ia memberitahukannya (HR. Bukhari)
kalau kedatangan arwah, wallaahu a'lam. ☺🙏🏿
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
PENUTUP
Marilah kita tutup majelis ilmu kita hari ini dgn membaca istighfar, hamdallah serta do'a kafaratul majelis
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
dan istighfar
أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ
: Doa penutup majelis :
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭
Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
® Komunitas Muslimah Pendamba Syurga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar