Qs Al Hijr ayat 67-69
(67). وَجَاءَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ يَسْتَبْشِرُونَ
Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu.
(68). قَالَ إِنَّ هَٰؤُلَاءِ ضَيْفِي فَلَا تَفْضَحُونِ
Luth berkata: "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku),
(69). وَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ
dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina".
Ketika para malaikat memasuki rumah Nabi Luth as, isteri beliau menginformasikan kedatangan para tamu kepada para penentang Nabi Luth as. Setelah mendapat berita dari isteri Nabi Luth as, mereka segera mengelilingi rumah beliau. Nabi Luth as kemudian mendatangi mereka dan berkata, "Mereka ini adalah tamu-tamu saya. Oleh karena itu jangan melakukan apa-apa terhadap mereka sehingga saya menjadi malu."
Dari tiga ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:
1. Masyarakat pendosa selalu mendorong sesamanya untuk melakukan dosa dan saling memberikan informasi untuk melakukan itu.
2. Tamu punya posisi tertentu yang dihormati dan tuan rumah punya kewajiban melindungi kehormatan dan hak-haknya.
بِسمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
__________________
Adab MEMINTA IZIN
~~~~~~~~~~~~~~~
⭕️1⭕️
Sebaiknya mengetuk pintu rumah yang dikunjungi secara pelan. Anas bin Malik Radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwasanya ia telah berkata, "Sesungguhnya pintu-pintu kediaman Nabi shalallahu 'alaihi wassalam diketuk (oleh para tamunya) dengan ujung kuku."
(HR. Bukhari).
⭕️2⭕️
Sebelum minta izin disunahkan memberi salam terlebih dahulu. Rib'iy berkata, "Telah bercerita kepadaku seorang laki-laki dari Bani 'Amir bahwasanya dia pernah meminta izin kepada Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, ketika beliau ada di sebuah rumah. Orang itu bertanya,"Bolehkah aku masuk?" Nabi shalallahu 'alaihi wassalam berkata kepada pembantunya, "Temuilah orang itu dan ajari dia cara meminta izin, dan katakan kepadanya, ucapkan: Assalamu'alaikum, bolehkah saya masuk?".
(HR. Ahmad dan Abu Dawud).
⭕️3⭕️
Apabila meminta izin sampai 3 kali tidak ada jawaban, maka hendaknya pulang.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda yang artinya;
"Apabila salah seorang diantara kamu meminta izin sampai 3 kali, lalu tidak diberi izin, maka hendaknya ia pulang."
(Muttafaq 'alaih).
⭕️4⭕️
Tidaklah seorang yang meminta izin itu ditanya tentang namanya, maka hendaklah ia menyebutkan nama dan panggilanya. Jangan mengatakan, " Saya".
Jabir radhiallahu 'anhu menuturkan, "Aku pernah datang kepada Nabi shalallahu 'alaihi wassalam untuk menanyakan hutang yang ada pada ayah saya. Maka aku ketuk pintu (Rumah Nabi). Lalu Nabi shalallahu 'alaihi wassalam bertanya,"Siapa itu?" Maka aku menjawab "Saya". Maka Nabi menjawab, "Saya ! Saya !" Dengan nada tidak suka."
(Muttafaq 'alaih).
⭕️5⭕️
Sebaiknya pulang jika permintaan izinnya ditolak.
Karena Allah subhanahunwa ta'alaa berfirman yang artinya:
"Dan jika dikatakan kepadamu "Pulang" , maka pulanglah kamu. Karena yang demikian itu lebih suci bagi kamu."
(QS. An Nuur : 28).
Oleh: Ust. Undang Suherlan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar